
Sekitar tahun 2002-2004 aku pernah Mondok di daerah Awipari Tasikmalaya, disana aku didik menjadi anak yang baik dan banyak mengkaji tentang ilmu Al-quran karena memang di Awipari tersebut adalh Pondok Pesantren yang khusus untuk Al Quran.Bulan pertama aku sangat sedih sekali karena tidak terbisa berpisah dari kedua orang tua, tapi bulan-bulan berikutnya aku terbisa juga untuk tinggal di Pesantren tanpa rasa sedih atau ingat pada orang tua. Hari demi hari8 terus berganti, tahun demi tahunpun terus terlewati. Hingga pada suatu ketika aku pernah mendapatkan sepucuk surat dari seorang wanita yang sangat cantik dan baik hati. dia mngutarakan isi hatinya padaku bahwa dia menyayangi aku dan dia ingin dijadikan sebagai kaka angkatku.
Tanpa berpikir panjang akupun langsung menerimanya menjadi kakak angkat ya, meskipun aku belum mengenalnya dengan begitu baik tpi dari penampilan dan perangainya aku yakin kalau wanita itu sangatlah baik. dan aku pun semakit dekat dan mengenal dia dia adalah sosok wanita yang aku kagumi, pada suatu ketika dia pernah punya masalah tentang kehidupannya dan dia menceritakan semua latar belakang kehidupannya sama aku, sangatlah sedih hatiku ketika mendengar ceritanya yang sangat menyedihkan.
Dia terlahir dari keluarga yang keadaan ekonominya biasa-biasa dan dia juga menceritakan bahwa sang Ibu yang mencampakannya mulai dia di lahirkan ke alam dunia, karena dari dia bayi sampai dia dewasa belum pernah dirawat bahkan di kasih asi sama sang Ibu, dia di rawat oleh nenek (ibu dari sang ayah, hingga ia dewasa.
